Wednesday, 16 October 2013

PRODUCT KNOWLADGE


SEJARAH PRODUK
Terimakasih anda telah membeli produk kami, semoga kepercayaan anda pada produk kami sesuai dengan apa yang menjadi kebutuhan dari pengguna produk kami. Perlu diketahui bahwa produk EJEB 2004 adalah produk yang dirancang dan di luncurkan pada tahun 2004 akhir disaat endemik demam berdarah terjadi hampir diseluruh wilayah Indonesia mengingat atas dasar betapa banyaknya korban yang berjatuhan (wafat) karena telat penanganan oleh paramedis ataupun yang terjadi akibat kelainan system immune yang juga tak kalah semakin memicu angka korban semakin bertambah banyak, dengan produk yang dikembangkan mulai dari formula 1 dan terus disempurnakan hingga formula 4. Pada tahun 2009 muncul fenomena semakin ganasnya virus DBD baik dari type standar den1,2,3 dan 4 serta mutasi type virus yang terbaru akibat migrasi penduduk Indonesia keluar negri, sehingga muncul istilah demam berdarah dingin yang jauh lebih membahayakan dari pada type demam berdarah panas (type standar) yang oleh para pakar medis dikenal dengan sebutan VIRUS METROPOLIS. Untuk menjawab tantangan virus dbd type mutan terbaru itulah kami berusaha menyempurnakan dengan mengeluarkan formula 7 yang sampai hari ini masih terus kami produksi walaupun dengan jumlah yang amat terbatas (limited product), sekaligus antivirus RNA jenis penyakit tropis dan subtropis yang lain seperti FLU BURUNG (H5N1), FLU BABI (H1N1), SARS, MERS, EBOLA, dll. Produk ini juga memiliki kelebihan lain yang patut diperhatikan yaitu mempunyai kemampuan dalam mengobati penyakit malaria dan toxoplasma sekaligus. Kemampuan melawan bakteri terutama bakteri gram negatif secara invitro (dalam darah) cukup significant sehingga bisa dipakai sebagai obat herbal penunjang pada kasus penderita thypus, disentri, diare, muntahber, dan berbagai bentuk penyakit akibat patogen bakteri gram negatif yang telah berkembang didalam aliran darah atau aliran kelenjar getah bening tubuh pasien. Untuk lebih detailnya silahkan lihat penjelasan dibawah ini :







Info lebih lanjut kontak/sms di 031-40060777 // 08883532433

facebook : https://www.facebook.com/ejebdodo atau Solusi Demam Berdarah

Saturday, 12 October 2013

FAKTA KEHEBATAN SANG CACING TANAH


CACING TANAH YANG AJAIB


Siapa sih yang gak kenal si cacing tanah, pasti udah banyak yang kenal, muncul dipermukaan tanah ketika musim hujan telah tiba, yah maklumlah rumah si cacing pada kebanjiran jadi mereka pada ngungsi kepermukaan tanah semuanya. Fakta ilmiah tentang keajaiban cacing ini berangkat dari proses pencarian obat anti penggumpalan darah pada penderita jantung dan stroke, dua penyakit yang sekarang ini udah umum dijumpai dimana saja baik di kota maupun desa bahkan dipinggiran hutan terpencilpun juga ada penderitanya, penelitian itu dilakukan oleh seorang ilmuwan dari Kanada mulai tahun 1960 an akhir, namun baru tuntas setelah tahun 1980 an dengan membuat produk sintesis yang menyerupai struktur kimiawi pada darah putih cacing tanah itu dengan nama paten Lumbricus, sekarang kayaknya udah jadi obat paten untuk berbagai penyakit penyumbatan aliran darah diseluruh penjuru dunia. yah memang mahal siiiiih, tapi gak masalah, itu memang resiko yang ditempuh untuk mendapatkan obat sintetis yang berkualitas paten amat lama dan tidak sedikit biaya yang sudah dikeluarkannya.


Yang berkhasiyat dari cacing tanah itu ada 3 hal yang meliputi darah putihnya, populasi bakteri antibiotik yang terkenal sebagai pemecah/ pemakan mineral yang banyak hidup dalam saluran usus si cacing itu, serta seluruh bahan organik yang terkandung dalam tubuh cacing yang kaya akan unsur kalium organik yang bisa langsung digunakan oleh tubuh tanpa proses penyetaraan yang panjang seperti jika kita minum produk bahan isotonic atau makan buah dan sayur, yah mirip minum madu yang asli loooooh, bukan yang palsu hehehehehe. Bahkan dari 5000 jenis cacing tanah diseluruh dunia cuman 6 jenis yang bisa dipakai untuk obat, syukurnya adalah 5 dari 6 jenis itu ada di hampir semua tempat pulau jawa bisa dijumpai, apa bukan merupakan nikmat yang wajib untuk kita syukuri bukan???. Tapi ingat ada 1 jenis yang amat beracun yang gak boleh dimakan atau dijadikan obat, bisa mati keracunan loooh dengan karakter bentuk hitam agak kebiruan dan kulitnya pejal/ keras mirip seperti anak ular yang masih kecil, amat gesit, agresive/ hiperaktif dan tubuhnya sulit putus jika terkena sabetan clurit atau pisau. Ini bentuknya:




TERAPI CACING TANAH

Untuk mengenal bagaimana cacing itu bisa dijadikan obat, sagatlah perlu untuk mengenal dasar fisio farmakologi dari bahan2 yang terkandung didalam tubuh cacing tanah itu sendiri, tanpa pengetahuan dasar yang memadai pasti akan terjebak dengan pengetahuan mitologi yang sesat dan menyesatkan, langsung aja yaaaaaa ke pokok perhatian yang utama, bahwasanya si cacing itu mempunyai satu komponen utama yang bersifat obat (medicine), hal ini dikandung oleh darah putih cacing, dimana pada darah putih cacing ini punya kemampuan membunuh patogen penyakit ataupun menghancurkan gumpalan di dalam aliran sistem darah adalah dengan cara menempel pada objek yang bikin masalah, kemudian melubangi dinding sel atau selaput sel sehingga seluruh cairan dalam sel keluar (bocor) dan mati, dapat dijumpai seperti pada bakteri patogen yang berkembang dalam darah (in vitro) yang dimakan oleh virus, nah darah putih cacing ini mirip kerjanya dengan si virus yang berkehendak membunuh si bakteri. Pada kasus seseorang sudah memiliki resistensi antibiotik paten (sintesis) pada derajad akhir, dimana sudah tidak ada lagi obat antibiotik yang manjur untuk mengatasi infeksi penyakit yang tengah dihadapi oleh penderita tersebut, maka penggunaan terapi darah putih cacing amat dianjurkan, bahkan bagi mereka yang amat mudah menderita alergi antibiotik dari obat paten sediaan farmasi sangat sangat dianjurkan.

Sedangkan untuk penggumpalan darah cara kerjanya adalah dengan menempel objek yang bikin onar, kemudian memakan secara cepat dengan jalan menyelubungi si objek asing itu dan mulai dipecah dalam selubung plasmanya, yah mirip seperti sistem RE dalam darah yang bersifat pemakan segala, hmmm kira kira ngarti gak yaaaaa maksudnya, hehehe. Karena kecepatan penguraian plasma dari darah putih cacing lebih cepat dari pada kerja sistem RE (retikulum endoplasma) alami tubuh manusia, maka segala macam gumpalan yang memblokir aliran darah mulai dari sistem utama sampai kapiler yang sangat lembut terbukti amat efektif dan cepat membuka aliran darah yang tersumbat, bahkan sebelum jaringan tersebut mengalami kerusakan permanen. Nah pada situasi inilah yang kemudian darah putih cacing itu amat handal dalam menerjang gumpalan darah tanpa harus menghambat sistem pembeku darah sebagai mana yang berlaku pada obat2 paten untuk kasus penyumbatan pembuluh darah non steroid. Jadi amat dianjurkan pada penderita stroke atau pecahnya pembuluh darah otak baik dari yang ringan sampai yang berat. Sedangkan untuk kasus kerusakan pembuluh darah pada jantung koroner dan yang setype dengan itu, darah putih cacing tidak efektif bekerja. Dianjurkan juga untuk penderita asam urat dalam menekan radang/ nyeri dan menurunkan kosentrasi garam mineral yang terlarut dalam darah dengan terapi darah putih cacing.

Kelebihan yang dapat diunggulkan oleh cacing itu adalah jika kita mengkonsumsi segera seperti sushi ikan laut, asal jangan dikunyah yaaaaaa, cukup ditelan saja hehehehe, maka bakteri yang ada di dalam usus cacing juga akan berkembang didalam usus si penderita yang melakukan terapi menggunakan cacing itu, serta 3 keuntungan sekaligus didapatkan jika mengkonsumsi cacing tanah dalam sediaan segar, yaitu mendapatkan keampuhan darah putih cacing tanah sekaligus penyebaran/ inokulasi dan pertumbuhan bakteri antibitik yang berasal dari dalam saluran cerna cacing dalam saluran cerna kita, sekaligus mineral penting yang dikandung oleh tubuh cacing dapat langsung diserap oleh tubuh si sakit. Menarik bukaaaaan???.

Untuk yang terbiasa mengkonsumsi tepung cacing dalam bentuk serbuk hanya dapat 2 khasiyat saja yaitu pertumbuhan bakteri antibiotik dalam usus kita dan mineral organik penting dapat langsung diserap oleh tubuh, cuman jangan terlampau banyak mengkonsumsinya jika hendak dijadikan suplemen, karena bakteri yang menguntungkan dalam usus besar kita yang berfungsi membusukkan makanan akan banyak yang mati, wal hasil kita akan sulit sekali berak alias bedegelen (pen-jawa) atau sembelit berat pada saat hendak pupup.

Bagi mereka yang suka mengkonsumsi cacing olahan seperti kripik, oseng dan gulai, dll dengan tujuan non medis atau bukan untuk pengobatan, sangat tidak kami anjurkan, mengingat hukum obat itu darurat dalam agama kami (Islam), jadi jika untuk malnutrisi atau kelainan syaraf jantung akibat kekurangan kalium berat saja yang diperbolehkan mengolah daging cacing menjadi masakan yang lezaaaaaaat, dan khasiyatnya cuman dapat 1 yaitu asupan bahan mineral organik dan protein tinggi yang mudah dan cepat terserap oleh tubuh kita. Ingat yaaaa jangan disalahgunakan walaupun dagingnya enak hehehehehehe kecuali kepepet/ terdesak. Ingat dan ingat.


MOTTO :

TIDAK ADA ALASAN ORANG MISKIN ITU SAKIT
DAN SULIT MENCARI OBATNYA,
KARENA SESUNGGUHNYA OBAT ITU ADA
DISEKITAR KITA, DAN APAKAH
KITA MAU BERFIKIR SERTA MAU
MENGAMBIL PELAJARAN DARI
CURAHAN NIKMAT ALLOH SWT???